Sabtu, 17 September 2016

material pembentukaan kerajinan tekstil

Material pembentukaan kerajianan tekstil
1. SERAT
Serat alam yang digunakan untuk tekstil textil terdiri dari serat yang berasal dari tumbuhan di antaranya kapas, batang rami, nanas, dan batang pisang. Serat dari alam yang dari hewan  terdiri dari wol  dari bulu biri-biri dan sutran dari kepompong ulat sutra. Serat organik pada umumnya lebih mudah menyerap keringat, lebih sejuk, namun mudah kusut dan rentan terkena jamur
Serat bahan sintesisiberasal dari polyester (serupa dengan plastik ), yaitu nilon, acrilyc, spandex, dan lain". Serat sintesis memilki e;stisitas yang bai sehingga tidak mudah kusut, namun daya serapnya kurang dan tidak terasa sejuk.
Selain serat organik dan sintesis ada juga serat semi sintesisadalah serat rayon yang terbuat dari polimer yang tidak sepenuhnya organik dan juga sintesis.
Serat campuran, dibuat daribahan campuran organik dan sintesis, untuk mengurangi kelemahan dari kedua bahan.
Tekstil dengan serat alam
Tekstil dengan serat sintesis


2. Pewarna
Pewarna tekstil terdiri dari zat pewarna alam dan sintesis. Zat pewarna alam berasal dari hewan dan tumbuhan  contohnya daun pohon nila, kulit pohon soga tingik, kunyit, teh dan masih banyak 
lagi. Pewarna alami mudah diserap oleh bahan alami, terutama sutra, namun tidak dengan bahan sintesis.
Contoh pewarna alami : Kunyit


Zat pewarna sintesis adalah zat pewarna buatan dari ter, arang batubara atau minyak bumi. Zat pewarna sintesis lebih mudah diperoleh di pasaran, memili kergaman warna lebih banyak, dan menyediakan warna gelap-terang. Zat sintesis juga mudah di serapoleh tkstil dengan serat alami maupun serat sintesis. Kelemahan pewarna sintesis adalah belum tentu aman untuk manusia dan alam. 


3. Aksesoris
Aksesoris ditambahkan pada produk kerajinan tekstil untuk memberi fungsi dan estetika. Seperti halnya serat dan pewarna, aksesoris juga dibagi menjadi aksesoris berbahan alami dan sintesis. Kalo dari alam contohnya manik-manik yang terbuat dari kerang, atau gigi hewan. Pada kerajinan modern, pengunaan aksesoris lebih beragam yaitu kancing, gesper, resleting, velco dan lain". Bahan aksesoris moderen dapat terbuat dari batu, batok kelapa, kerang, logam dan plastik.
Kerajinan tekstil dari manic-manik batu
Kerajianan teksitil tradisional dari kerang 
Kalung modern yang terbuat dari batu alam
Tas dari kulit kayu
https://www.google.com/search?q=KERAJINAN+TEKSTIL+TRADISIONAL+DARI+MANIK-MANIK+BATU&client=firefox-a&hs=wtI&rls=org.mozilla:en-US:official&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=NQVmVM-GG9GSuASgt4CgCw&ved=0CAgQ_AUoAQ&biw=1366&bih=649#facrc=_&imgdii=_&imgrc=s2cK6rqvciFwAM%253A%3BUNfsgZlGAgomGM%3Bhttp%253A%252F%252F2.bp.blogspot.com%252F-NRW1rWmKIhA%252FTa7NaSuPH7I%252FAAAAAAAAAFk%252FNsi41Oes8F0%252Fs1600%252FPICT0076.jpg%3Bhttp%253A%252F%252Fpontianakpoenya.blogspot.com%252F2011%252F04%252Fkerajinan-tangan-khas-pontianak.html%3B821%3B1095

Kancing dan gesper yang terbuat dari plastik  
Menurut kamus bahasa indonesia, serat adalah suatu material yang perbandingan panjang dan lebarnya sangat besar dan molekul penyusunnya terorientasi terutama ke arah panjang. Serat kapas misalnya memiliki perbandingan panjang:lebar dari mulai 500 : 1 sampai dengan 1000 : 1. Sedangkan serat tekstil adalah serat-serat yang digunakan untuk aplikasi tekstil. Contohnya serat kapas yang biasa dipakai untuk pakaian, serat karbon untuk aplikasi tekstil komposit, dsb. Di dalam berbagai literatur-literatur dan perdagangan tekstil biasanya serat tekstil cukup ditulis sebagai serat saja dan ia mengacu pada pengertian serat tekstil. Dr.Evelin Jhne (2008) menjelaskan, Serat pada umumnya dapat diklasifikasikan menjadi 2 bagian, yaitu :
1. Serat alam, serat alam terbagi dalam 3 kategori besar, serat yang berasal dari tumbuhan, serat yang berasal dari hewan dan materi dan anorganik. Kapas, rami, kapuk adalah beberapa sontoh serat alam yang berasal dari tumbuhan, sedangkan wol dan sutera serat yang berasal dari hewan, sementara serat asbes adalah contoh serat yang berasal dari material anorganik.
2. Serat buatan, serat buatan terbagi menjadi 3 bagian, yaitu yang bahan bakunya berasal dari alam tetapi kemudian mengalami proses polimerisasi lanjutan seperti ; viskosa, asetat, kuproamonium, dsb. Ada juga yang bahan bakunya berasal dari hasil sintesis polimerisasi misalnya; polyester, nilon, poliuretan, polivinil, dsb. Sedangkan yang ketiga yaitu yang berbahan dasar anorganik misalnya serat logam, gelas, dsb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar